Ciptaan Tangan Robot Yang Membantu Pasien Stroke

Ciptaan Tangan Robot Yang Membantu Pasien Stroke

Ciptaan Tangan Robot Yang Membantu Pasien Stroke – Penyakit Stroke merupakan penyakit yang terjadi akibat dari terjadinya kerusakan pada sebagian sistem saraf otak. Jika terserang penyakit ini, maka beberapa organ tubuh tidak akan berfungsi dengan baik/tidak dapat bergerak, bahkan tidak dapat untuk di gunakan. Terutama pada bagian organ tubuh lengan/tangan yang menjadi salah satu organ tubuh yang sering bergerak. Namun sekarang telah di ciptakan teknologi yang bisa membantu seseorang jika terkenak stroke.

Baca juga: Sebelumnya Telah Dibuat Layar Fleksibel, Kini Telah Dibuat Kamera Fleksibel

Salah satu ilmuan yang berasal dari Washington University School of Medicine di St. Louis berhasil membuktikan bahwa teknologi robotika memiliki kegunaan yang sangat baik membantu pasien yang sedang sakit. Teknologi ini sangat berguna bagi orang-orang yang terkena serang stroke yang memiliki kendala tangan yang tidak bisa untuk di gunakan lagi. Para peneliti itu menyebut hasil ciptaannya dengan nama Ipsihand, dan teknologi robotika ini sangat bermanfaat untuk membantu rehabilitasi stroke berjalan lebih cepat.

Sebelum di ciptakan teknologi robotika itu, para peneliti melakukan beberapa riset terhadap 13 orang pasien yang telah tekena penyakit stroke sebelumnya selam enam bulan lamanya. Para pasien tersebut di berikan untuk mencoba memakai teknologi tangan bionil dan topi elektroda di kepala mereka masing-masing. Topi elekroda yang di gunakan pada kepala para pasien itu memiliki fungsi sebagai penangkap sinyal langsung dari otak, agar bisa menggerakan tangan robot bionik yang di gumakan itu.

Eric Leuthard, merupakan profesor ahli bedah saraf menemukan bahwa sinyal listrik yang mengindikasikan gerakan pada otot. Sinyal tersebut bertanggung jawab untuk mengaktifkan sisi lain otak, yang menyebabkan gerakan sebenarnya. Pada pasien stroke, sinyal awal tersesat di ether, karena bagian yang coba diaktivasi tidak berfungsi lagi.

Dari sanalah alat Ipsihand ini masuk dan membantu sampai ke otot tangan bionik. Dari 13 subjek, sudah 10 orang yang mampu menyelesaikan 12 minggu pengujian seperti memungut balok, membangun menara, dan memasang tabung. Selama tes tersebut, tim menemukan bahwa setiap pasien menunjukkan penilaian yang semakin baik dan signifikan. Alhasil, dengan waktu dan latihan, semoga alat ini memang bisa membantu para pasien agar bisa lebih cepat dalam proses penyembuhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *